Apjati Janji Tempatkan TKI Yang Berkualitas di Luar Negeri


Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Abdullah Umar Basalamah, mengatakan, semua perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang tergabung dalam Apjati berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mengurangi jumlah pengangguran di Tanah Air.

Caranya dengan ikut mendidik dan melatih calon tenaga kerja Indonesia agar menjadi tenaga kerja yang mempunyai skill sehingga bisa bekerja di luar negeri. “Kita terus terlibat aktif mengatasi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan dengan cara merebut peluang pasar kerja di luar negeri dengan mengirim TKI yang mempunyai skill,” kata Ayub panggilan akrab Abdullah Umar Basalamah dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Pengurus Pusat Apjati di Jakarta, Senin (19/12).

Ayub mengatakan, ke depannya Apjati bersama pemerintah sedapat mungkin lebih responsif dan lebih mampu membendung bahkan memberhentikan derasnya penempatan TKI nonprosedural ke luar legeri yang jelas-jelas sebagai praktik perdagangan manusia (human trafficking).

Langkah yang paling effektif untuk mengatasi dan memberhentikan praktik human trafficking yang semakin tidak terkendali di Indonesia, kata dia, adalah dengan langkah mempercepat proses penerbitan kebijakan pembukaan kembali penempatan TKI ke luar negeri secara profesional, terkendali dan diperketat. “Caranya ya melalui pengawasan melekat dengan didukung oleh online sistem terintergrasi di setiap mata rantai proses penempatan TKI di dalam maupun di luar negeri sesuai standar dan ketentuan pemerintah,” kata dia.

Ia mengatakan, sebagai wujud nyata dari keseriusan DPP Apjati, kata dia, adalah turut berperan aktif membendung penempatan TKI nonprosedural ke luar negeri adalah DPP Apjati akan dengan sungguh-sungguh melakukan pembinaan dan penertiban terhadap managemen tata kelola perusahaan pengerah tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) atau PJTKI yang tergabung dalam APJATI agar lebih prefesonal, bertanggung jawab, patuh hukum dan manusiawi.

Ayub menghimbau agar seluruh personil DPP Apjati sungguh -sungguh melaksanakan seluruh amanat hasil Musyawarah Nasional (Munas) secara konsekwen, konsisten dan penuh tanggung jawab di dalam memobilisasi kegiatan organisasi ke dalam maupun keluar.

Beberapa Pengurus Apajati Periode 2016 – 2020

Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO)
1. Ketua : Faris Balfas
2. Wakil Ketua : DR. Marlinda Irwati Msi
3. Sekretaris : Drs. Umar Farouk, MM

Dewan Pengurus Pusat (DPP)
1. Ketua Umum : Abdullah Umar Basalamah
2. Wakil Ketua Umum : Ir. H. Teuku Suriansyah, Msi
3. Sekretaris Jenderal : Kausar N Tanjung, S.E.
4. Wakil Sekretaris Jenderal : Said Nasser
5. Bendahara Umum : Drs. Yusuf Umar
6. Wakil Bendara Umum : Anik Wahyuni


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*