Tebalnya lemak dalam tubuh undang 8 penyakit ini

Tebalnya lemak dalam tubuh undang 8 penyakit ini

Lemak awalnya memiliki manfaat untuk menghangatkan tubuh serta mendukung fungsi semua anggota badan. Namun ketika konsumsi makanan berlemak semakin tak terkendali dan kamu jarang berolahraga, maka yang ada hanyalah munculnya tumpukan lemak yang mengganggu.

Pergi.com bagi-bagi voucher tiket pesawat Rp 100,000Tak hanya membuat tubuh gemuk, tumpukan lemak ini pun akan meningkatkan risiko munculnya beberapa penyakit berbahaya. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah di antaranya.

Penyakit jantung
Lemak yang menumpuk di tubuh mampu mempengaruhi fungsi jantung. Sebab jantung akan gagal memompa darah yang dipenuhi lemak dengan normal dan akan menyebabkan beberapa masalah jantung.

Hipertensi
Ketika lemak tubuh meningkat, otomatis darah juga dipenuhi dengan lemak. Hasilnya akan muncul penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Diabetes
Lemak yang menumpuk terutama di sekitar perut akan meningkatkan kadar gula darah dan menghambat kerja insulin yang pada akhirnya akan menyebabkan diabetes.

Kanker
Tebalnya lemak akan mempengaruhi produksi hormon dan pertumbuhan sel. Hal ini membuat risiko beberapa jenis kanker seperti kanker payudara dan kanker usus meningkat.

Lever berlemak
Tubuh yang dipenuhi lemak membuat lever jadi berlemak. Dan membuat kerja lever jadi berat.

Sulit bernapas
Ketika lemak tubuh disimpan terutama di sekitar perut maka dinding dada dan diafragma akan terdorong ke atas dan menyebabkan paru-paru jadi sesak. Hasilnya kamu akan kesulitan untuk bernapas.

Nyeri lulut
Saat lemak tubuhmu meningkat, berat badan juga meningkat. Hal ini akan menyebabkan tekanan di lutut meningkat dan menimbulkan nyeri lutut.

Darah menggumpal
Lemak yang menumpuk di perut bisa mempengaruhi aliran darah melalui pembuluh darah yang kemudian menyebabkan pembekuan darah.

Nah, agar kamu terhindar dari gangguan penyakit di atas, kurangi lemak tubuh dengan cara selalu konsumsi makanan tinggi serat dan rajin berolahraga.


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*