Pengprov Panahan Jawa Timur Tak Peduli Tim Jakarta Protes


Cabang olahraga panahan Jawa Timur tampaknya tidak terlalu ambil pusing dengan pengumuman, beberapa atlet PON XIX dan Papenas XV Jawa Barat yang positif menggunakan doping.

Sejauh ini, Koni Jatim telah menerapkan sejumlah pengawasan kepada para atletnya saat turun diajang PON XIX dan Papernas XV Jawa Barat 2016.

“Kita selalu memakai tiga pilar yakni fisik, kesehatan dan psikologi. Tiga pilar itu sudah lama kami terapkan, bahkan sebelum PON kemarin. Dari tiga aspek tersebut akan kelihatan kok atlet tersebut memakai doping atau tidak,” ujar Denny Trisyanto ketua pengprov panahan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (11/1/2017).

Bahkanstandar yang telah diterapkan untuk atlet panahan jatim telah mendapatkan ISO. maka dari itu para atletnya tidak boleh main-main ketika akan melakukan seleksi.

“Biarkan saja protes, yang penting panahan tetap menjadi juara umum dan saya juga patut bangga dengan para atlet Jawa Timur, bukan hanya panahan tapi semuanya. Karena mereka bertanding benar-benar jujur, tidak ada yang menggunakan doping,” paparnya.

Denny Trisyanto berharap para atletnya dari Jawa Timur, terus mempertahankan sikap jujur dan sportif seperti ini. Pada beberapa pertandingan yang akan datang.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya – http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya – http://twitter.com/portalSURYA


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*