IHSG Melemah, InvestorWait and SeePidato Trump

No Picture

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (11/1) tergerus 8,6 poin (0,16 persen) ke level 5.301,2.

Berdasarkan data yang diolah Beritasatu.com,indeks Investor33 turun 2,4 (0,66 persen) mencapai posisi 368,1. Sementara indeks LQ-45 melemah 3,7 poin (0,42 persen) ke level 888,8. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) melemah 4,7 poin (0,68 persen) menjadi 696,3.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 8,966 miliar saham senilai Rp 4,425 triliun. Sebanyak 161 saham menguat, 146 saham melemah, dan 119 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 5.322 dan level terendah sebesar 5.301.

Analis PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, Bima Setiaji mengatakan, pelemahan IHSG hari ini karena investor masih wait and see menanti pidato awal Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dijadwalkan malam ini sebelum dilantik pada 20 Januari mendatang. Pidato Trump tegas Bima, akan menentukan arah kebijakan pemerintah AS. “Investor juga tampaknya menanti apakah Trump akan konsisten dengan janji-janji yang dia katakan saat kampanye,” kata Bima kepada Beritasatu.com, Rabu (11/1).

Dari dalam negeri, pernyataan Presiden Joko Widodo soal harga semen di Indonesia Timur akan setara dengan harga di pulau Jawa menjadi katalis negatif sektor semen terutama PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), sehingga harga saham di sektor ini jatuh.

Sementara IHSG hari ini break ke bawah 5.292, dan membuat candle inside bar yang menandakan ada potensi perubahan tren. Kondisi ini membuat IHSG berpotensi menguji resistence di 5.316. “Jika tidak tertembus, selanjutnya akan melemah dengan menguji support terdekat di area 5.250-5.245,” kata dia.


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*