Menko Luhut kumpul bareng Sri Mulyani dan Budi Karya bahas LRT

Menko Luhut kumpul bareng Sri Mulyani dan Budi Karya bahas LRT

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto untuk membahas Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit Jabodetabek, Rabu (11/1). Rapat tersebut membahas masalah pendanaan masalah LRT Jabodetabek.

Pergi.com bagi-bagi voucher tiket pesawat Rp 100,000

“Kira-kira masalah pendanaan ya, tapi agenda pasti resmi belum tahu saya,” ujar Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (11/1).

Menurutnya, saat ini Adhi Karya telah merealisasikan Rp 2 triliun untuk pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama, yakni dari Cibubur hingga dalam kota. Pendanaan itu berasal dari penerbitan saham perusahaan melalui right issue senilai Rp 1,5 triliun dan kas pribadi perusahaan.

“Memang Adhi Karya sudah mengeluarkan 2 triliun, ini kontrak akan segera. Nah ini dengan Pak Menko (Luhut) akan dibahas untuk pendanaan karena ada pak Menhub dan bu Menkeu,” kata dia.

Sebelumnya, Menhub Budi mengusulkan pengerjaan proyek ini akan menghabiskan nilai kontrak Rp 23 triliun. Namun usulan itu belum dipastikan karena masih dalam tahap penyelesaian oleh konsultan.

“(Nilai kontrak) itu akan ada setelah ada konsultan, bisa negosiasi, bisa tidak, angka konsultan yang kami pakai,” ujar Budi Karya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan LRT yang dikerjakan Adhi Karya ini meliputi tiga rute, yakni Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 kilometer yang mencapai progress 17 persen, rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 kilometer yang telah mencapai 12 persen, dan Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer yang kini baru 2 persen.


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*