Pengemudi Grab mogok kerja, ajukan 9 tuntutan

Pengemudi Grab mogok kerja, ajukan 9 tuntutan

Pengemudi Grab Indonesia dikabarkan hari ini, Jumat (16/12) melakukan mogok kerja. Informasi itu didapatkan Baru Aja dari salah seorang pengemudi Grab Bike. Dia menceritakan ikhwal dari mogok kerja pengemudi Grab lantaran beberapa persoalan, salah satunya soal tarif. Namun dirinya tidak menjelaskan secara detail apa persoalan tersebut.

Dapatkan diskon Rp 300,000 untuk tiket libur Natal & Tahun baru-mu”Yang jelas soal tarif sih. Soal itu sebenarnya sudah diajukan ke pihak manajemen,” ungkapnya kepada Baru Aja.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ternyata ada sembilan tuntutan pengemudi Grab kepada pihak manajemen. Tuntutan tersebut sudah dilayangkan kepada manajemen dengan melakukan pertemuan pada Selasa (13/12) lalu.

Adapun sembilan tuntutan tersebut adalah: Aktualisasi legalistas kemitraan, Penyesuaian tarif Rp 2.500 < 8km, Updating Google Map Realtime, Transparansi Distribusi keuangan dengan langsung masuk ke topup/Rekening, Moratorium Penerimaan Driver Baru, Revisi Kode Etik, Amnesti user Fake Gps dan toleransi 3x, Hotline 24 jam untuk Lakalantas, dan Grab lebih berperan aktif di daerah rawan konflik. Berikut selengkapnya hasil dari pertemuan antara pihak manajemen Grab dengan para mitranya: Rapat Garda Blok M 13 des 2016 @ Shelter Pangpol
1) Aktualisasi Legalitas Kemitraan
2) Penyesuaian tarif Rp 2.500 < 8km
3) Updating Google Map Realtime
4) Transparansi Distribusi keuangan, dengan langsung masuk ke topup/Rekening
5) Moratorium Penerimaan Driver Baru
6) Revisi Kode Etik
7) Amnesti user Fake Gps dan toleransi 3x
8) Hotline 24 jam u/lakalantas
9) Grab lebih berperan aktif didaerah rawan konflik

Batas waktu tuntutan 1×24 jam dimulai dr hari selasa 13 Des 2016 jam 12:00 s/d hari Rabu 14 Des 2016 jam 12:00

Apabila point-poin tuntutan diatas tidak ditanggapi, akan ada aksi No Bid pada hari jumat 16 Des 2016, mulai Jam 00:00 s/d 23:59.

Apabila ada anggota yg kedapatan nge Bid pada hari H (Jumat), maka kami selaku pengurus tdk akan bertanggung jawab bila terjadi sesuatu hal dilapangan.

Ttd,
Pengurus

Cc:
Nadih (korlap)
Amsar (wakorlap)
Guntur Kusnandar (Penasehat/pembina)


Beritahu teman


Berita lainnya

Apa komentarmu?

Email kamu tidak akan kami publikasikan.


*